Auto Draft

Tips Menyimpan Daging yang Benar di Freezer atau Chiller

Pastinya saat ini kamu perlu tips menyimpan daging karena stok daging di rumah melimpah. Mengolah protein hewani memang bisa dibilang gampang – gampang susah. Untuk menyimpan daging harus dengan tips yang benar karena jika tidak benar maka kualitasnya bisa menurun dan cepat membusuk.

Penyimpanan daging yang tepat harus dilakukan dari proses awal membeli, tempat penyimpanan, suhu, dan juga durasinya.

Tips Menyimpan Daging yang Benar

Auto Draft

Metode yang paling aman ketika menyimpan daging di kulkas adalah di bagian freezer. Bukan hanya daging sapi, namun metode penyimpanan ini juga bisa untuk bahan protein hewani lainnya seperti ayam dan juga ikan.

Berikut ini beberapa tips untuk menyimpan daging yang baik dan benar.

1. Letakkan di Freezer

Dengan menaruh daging di freezer yang suhunya mencapai -18 derajat celcius akan membuat daging membeku sehingga mikroba seperti bakteri dan jamur yang ada pada daging akan mati. Tidak hanya itu, aktivitas enzim juga akan menjadi lebih lambat.

Hal seperti itu merupakan faktor yang bisa membuat makanan menjadi busuk. Jadi, jika kamu belum mau mengolah daging dalam waktu yang dekat, disarankan kamu simpan daging di dalam freezer terlebih dahulu.

Ketika daging akan kamu olah, barulah daging diturunkan ke chiller atau bisa juga dikeluarkan dan di rendam dalam plastik yang tertutup.

2. Gunakan Media Atau Tempat Penyimpanan yang Tepat

Tidak perlu menyimpan daging di dalam plastik yang kedap udara atau vacuum sealer. Menggunakan kemasan plastik atau toples biasa saja sudah cukup. Namun, ada kelebihan tersendiri apabila kamu menyimpan daging menggunakan mesin pengemas vakum yaitu daging terasa segar dalam waktu yang lebih lama sampai akan dimasak.

Jika daging yang kamu beli di supermarket atau pasar menggunakan kemasan plastik atau mika saja, kamu bisa menambahkan plastik pembungkus sebelum kamu menyimpannya di freezer. Hal ini bisa menjaga kesegaran daging yang kamu beli.

3. Simpan Secepatnya

Apabila kamu membeli atau mendapatkan daging, kamu harus menyimpannya di kulkas dengan segera. Jika jarak dan waktu antara kamu membeli atau mendapatkan daging sampai di rumah cukup lama, biasanya penjual daging akan menyediakan es batu atau pendingin agar suhu daging tetap terjaga.

4. Ingat Durasi Penyimpanannya

Jika kmau masih mempunyai pertanyaan mengenai berapa lama daging yang dimasukkan ke freezer dapat bertahan, berikut ini jawabannya :

  • Steak: 6 -12 bulan
  • Daging sapi yang digiling : 3 – 4 bulan
  • Daging ayam : 9 bulan
  • Ikan yang lemaknya sedikit : 6 – 8 bulan
  • Ikan yang lemaknya tinggi : 2 – 3 bulan

Namun, jika daging sisa yang belum dimasak akan disimpan, umumnya jangka waktu penyimpanannya hanya sekitar 2 – 3 bulan. Tentunya faktor lain seperti kualitas kulkas dan juga suhu ikut berperan, semakin lama disimpan akan semakin menurun juga kualitasnya.

5. Menyimpan Daging di Chiller

Sebenarnya suhu kulkas yang berkisar 4 derajat celcius juga bisa menghambat munculnya bakteri yang berbahaya. Jika kamu terlanjur menyimpan daging di chiller, itu tidak akan menjadi masalah. Namun, karena suhunya tidak sama layaknya freezer, kamu harus memperhatikan batas waktu penyimpanannya, seperti :

  • Daging sapi mentah : 3 – 5 hari saja
  • Daging ayam mentah : 1 – 2 hari saja
  • Ikan dan juga shellfish : 1 – 2 hari saja

Sebagai catatan, walaupun potongan daging sapi mentah dapat disimpan di kulkas dalam waktu 3 – 5 hari, tetap ada pengecualian. Daging giling dan juga daging organ seperti hati dan paru sebaiknya disimpan dalam waktu 1 – 2 hari saja di dalam kulkas.

Sementara untuk olahan daging sapi yang sudah matang bisa disimpan di dalam kulkas dalam waktu kurang dari 4 hari. Apabila lebih dari itu, disarankan untuk jangan dikonsumsi.

Related Posts