Auto Draft

Apa Sebenarnya Penyakit Hipoksia?

Pernahkah Anda mendengar penyakit hipoksia? Apa sebenarnya yang terjadi saat terjadi serangan hipoksia pada seseorang dan apa pula penyebab sebenarnya dari keluhan ini? Mengutip dari laman deherba, berikut ini gambaran mengenai kondisi hipoksia.

 

Apa Sebenarnya Penyakit Hipoksia?

Penyakit hipoksia sebenarnya adalah kondisi yang terjadi pada tubuh manusia saat kekurangan oksigen. Umumnya kondisi ini terjadi saat seseorang berada di lingkungan dengan kadar oksigen rendah. Utamanya saat berada di dataran tinggi atau gunung.

Hipoksia terjadi dengan sejumlah tanda seperti keluhan pusing, limbung kehilangan keseimbangan dan kesadaran, sakit kepala hebat, bingung, kram di sekujur tubuh, pingsan, hingga gangguan sesak nafas. Karena keluhan ini kerap kali identik dengan ketinggian, kerap kali penyakit hipoksia diterjemahkan secara awam sebagai mountain sickness atau altitude sickness.

Auto Draft

Apa Yang Menyebabkan Kondisi Hipoksia?

Sebagaimana dijelaskan, hipoksia merupakan reaksi tubuh akibat kekurangan asupan oksigen. Ketika seseorang yang terbiasa hidup di dataran rendah, kemudian harus berada di area gunung dengan ketinggian yang cukup signifikan. Maka orang tersebut akan merasakan perubahan tekanan udara yang cukup besar.

Karena semakin tinggi dataran, semakin rendah tekanan udara. Dan tekanan udara yang rendah ini akan selalu dibarengi dengan kadar oksigen yang rendah pula. Sehingga ketika berada di gunung, setiap tarikan nafas yang dilakukan tidak akan memenuhi kebutuhan oksigen sebagaimana mestinya.

Sementara tubuh sudah terbentuk pola kebutuhan oksigen dalam kadar tinggi. Peran oksigen demikian besar bagi tubuh utamanya untuk otak, otot, sel sel saraf dan pernafasan itu sendiri. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen, maka fungsi otak, pernafasan, sistem saraf dan otot akan mengalami gangguan.

Itulah mengapa penderita penyakit hipoksia akan mengalami efek pusing, sakit kepala, limbung dan kehilangan keseimbangan. Keluhan kram dan nyeri otot juga kerap terjadi karena otot kehilangan asupan oksigen untuk bekerja dengan optimal.

Mengapa Penduduk Dataran Tinggi Tidak Mengalami Hipoksia?

Bila Anda dan sebagian besar orang rentan untuk mengalami hipoksia saat berada di dataran tinggi. Mengapa mereka yang memang tinggal di dataran tinggi tidak mengalami keluhan serupa? Apa yang membuat mereka berbeda?

Lama tinggal di kawasan dataran tinggi membentuk tubuh mereka beradaptasi dengan suplai oksigen yang rendah dan tekanan udara yang lebih rendah pula. Tubuh membentuk pola kebutuhan oksigen yang berbeda dengan mereka yang berada di dataran rendah.

Itu pula sebabnya kebanyakan mereka yang lama tinggal di dataran tinggi mudah merasa penat dan lelah saat berada di dataran rendah. Proses oksidasi yang berjalan lebih cepat dari biasanya membuat tubuh merasa ekstra lelah.

Apa Tindakan Mengatasi Hipoksia

Saat Anda merasakan keluhan yang menjadi tanda tanda penyakit hipoksia, segera pastikan tubuh Anda tetap hangat. Minum banyak cairan untuk membantu tubuh tetap terhidrasi, karena dehidrasi dapat memperburuk kondisi hipoksia.

Istirahat dan jangan paksakan diri untuk bergerak ekstra apalagi naik lebih tinggi lagi. Pastikan tubuh sudah mulai relaks dan merasa lebih nyaman, baru Anda bisa beraktivitas kembali. 

Sementara itu, untuk pencegahan terjadinya serangan penyakit hipoksia saat berada di ketinggian. Anda perlu pastikan tubuh Anda cukup hangat setiap waktu. Selalu jaga tubuh Anda tetap terhidrasi.

Pastikan pula untuk menghindari posisi diam dalam waktu lama. Karena posisi diam yang lama akan menyebabkan sirkulasi darah melambat dan ini yang menyebabkan tubuh Anda semakin kekurangan oksigen. Hingga kemudian serangan penyakit hipoksia muncul.

Related Posts